Mencari Hiburan di Pedesaan

Mencari hiburan yang positif , ternyata tidak selalu identik dengan pengeluaran biaya yang mahal . banyak cara yang dilakukan , sekedar untuk mencari hiburan . dengan biaya sedikit , hanya bermodalkan jagung dan arang , kenikmatan rasa , dan suasana , sudah menjadi hiburan ringan . terlebih-lebih , setelah kita melakukan kegiatan rutin , seperti bekerja . dengan sedikit hiburan yang menyenangkan ini , semua kepenatan , dan kejenuhan , dalam pekerjaan sehari-hari , dapat terobati . terlebih-lebih , di suasana pedesaan .Seperti halnya , yang dilakukan oleh sebagian masyarakat pedesaan , yang berada di desa daraman , srimartani , piyungan , bantul . terutama anak-anak muda , dalam mencari hiburan , mereka jarang sekali pergi ke kota . bahkan diantara mereka , ada yang belum pernah ke kota . mereka menganggap , di desanya , untuk mencari sekedar hiburan , pastilah ada , dan , tidak susah-payah untuk menemukannya . Kegiatan hiburan ini , sudah mereka , jauh-jauh sebelumnya , dan bisa dikatakan sebagai kegiatan rutinitas .
Menjelang malam , aktifitas anak-anak muda di desa daraman , mulai tampak . mereka saling berkumpul di suatu tempat , yang sudah mereka jadikan base camp . dan dihalaman rumah inilah , aktifitas , dimulai . malam yang gelap , diselimuti hawa yang dingin , seakan menambah indahnya dan asrinya alam pedesaan . sungguh , suasana di pedesaan , sangatlah cocok untuk melepas kepenatan setelah bekerja seharian . kegiatan ini cocok sekali , bagi mereka yang mempunyai hobby adventure atau petualangan .
Berbekal senter , mereka mulai menelusuri pematang sawah , menuju ladang jagung mereka . hawa dingin , menusuk tulang , seolah-olah tidak mereka rasakan . hanya kesenangan membisu , yang mereka rasakan . dengan sedikit canda tawa diantara mereka , dipetiklah jagung-jagung muda itu . dalam memetiknya , seolah oleh mereka , asal petik . ternyata , mereka sudah paham betul , mana yang jagung muda , dan mana yang tua . pekatnya malam , serta rerumputan di pematang sawah , mengiringi kepergian mereka . keceriaan sejenak , melekat di hati mereka , sambil membawa beberapa buah jagung muda , untuk siap di bakar .
Hawa yang dinginpun , tidak mereka rasakan . seolah-olah telah terhapuskan dengan canda dan tawa diantara mereka . mereka mencari kesibukan sendiri-sendiri . ada yang hanya bercanda , ada yang sedang membakar jagung . diatas bara api inilah , diletakkanlah jagung muda . sambil sedikit- dibalik-balik , serta di beri bumbu seadanya , jadilah jagung bakar yang lezat .
Menurut salah satu anak muda yang sering dipanggil dengan sebutan “balung” , ketika ditemui tim apa kabar jogja , mengatakan bahwa , hiburan seperti ini , biasa mereka lakukan . tanpa biaya yang mahal , mereka bisa menikmatinya . mereka juga mengatakan bahwa anak-anak muda di desanya , dalam mencari hiburan , jarang terjun ke kota . bahkan ia sendiri tidak pernah mencari hiburan di kota . didaerahnya , masih banyak sekali hiburan-hiburan , walaupun dengan seadanya , mereka sudah merasa terpuaskan .
Tentunya , hiburan seperti ini , tidak hanya satu-satunya yang ditemukan di desa daraman . banyak sekali yang bisa dilakukan , untuk mencari hiburan yang positif , tanpa banyak mengeluarkan biaya . kesuntukan , kejenuhan , dan kepenatan yang telah dialami sehari-hari , dengan sedikit jiwa petualang , dapat terobati , di alam pedesaan .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: